Hidup sepenuhnya dengan epilepsi

Informasi, obat-obatan, riset, opini pakar dan cerita pribadi tentang hidup sepenuhnya bersama epilepsi

Diamox April 5, 2010

Nama generik: Acetazolamide (a-CEET-a-ZOL-a-myde)

Pengobatan untuk: Epilepsi

Jenis epilepsi:  Semua jenis kejang (seizures)

Bentuk obat: pil

Dosis: 250mg – 1000mg sehari.

Informasi umum

Apa itu Diamox ?

Diamox (DI-a-mox) adalah salah satu merek obat generik acetazolamide. Dapat digunakan untuk pengobatan beberapa tipe seizure, termasuk generalized tonic-clonic (grand mal seizures), absence (petit mal) seizures, dan catamenial (menstrual) seizures. Dapat juga digunakan sebagai obat pelengkap terapi untuk partial seizures. Dan juga untuk pengobatan penyakit lainnya seperti glaucoma dan high altitude sickness. Diamox hadir dalam bentuk tablet dan kapsul. Sedangkan Diamox dalam bentuk kapsul extended release dikenal dengan nama Diamox Sequels.

Bagaimana aku mengkonsumsi Diamox?

Gunakan obat ini menurut preskripsi. Jangan mengkonsumsi obat secara berlebihan ataupun berkepanjangan tanpa nasihat dokter. Jangan merubah dosis tanpa anjuran dokter. Beritahu dokter jikalau anda tidak mengalami kemajuan dalam kondisi anda setelah mengkonsumsi obat.

Jika anda mengkonsumsi kapsul Diamox Sequel extended release, telan obat sepenuhnya, jangan dihancurkan, dikunyah, dipecahkan ataupun dilepaskan dari selongsong kapsul karena kapsul ini dibuat khusus untuk melepaskan zat-zat yang terkandung dalam obat secara perlahan di dalam tubuh. Memecahkan atau membuka kapsul akan menyebabkan zat-zat yang terkandung dalam obat dilepaskan secara berlebihan. Tablet dan kapsul Diamox harus ditelan penuh dan  boleh dikonsumsi dengan perut kosong ataupun sehabis makan, tergantung kecenderungan anda mengalami gangguan pencernaan (upset stomach). Setiap dosis harus diikuti dengan 1 gelas air ukuran 8oz.

Bagaimana jika saya lupa minum obat?

Sebisa mungkin, konsumsi dosis obat yang terlewatkan secepatnya. Namun, jika sudah mendekati waktu untuk dosis selanjutnya, lewatkan saja dosis yang terlupakan itu. Jangan menambah dosis sendiri, kecuali atas saran dokter.

Bagaimana jika saya merasakan efek samping?

Berbagai efek samping mungkin akan dirasakan. Kebanyakan efek samping tidaklah serius dan akan hilang dengan sendirinya. Hubungi dokter anda jika masih ada pertanyaan mengenai efek samping obat. Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa nasihat dokter. Dokter akan mendiskusikan dan merekomendasi pilihan-pilihan alternatif lainnya. Kadangkala, obat perlu terus dikonsumsi walaupun efek samping masih dapat dirasakan.

Ada beberapa efek samping yang lebih serius dan mengindikasi bahwa tubuh anda tidak dapat mentolerir efek obat itu dengan baik. Segera hubungi dokter jika anda merasakan efek samping menjadi lebih serius/parah dan mengganggu kegiatan beraktivitas anda sehari-hari.Jika anda merasakan perubahan dalam serangan, ruam yang parah, dan reaksi alergi lainnya, segera hubungi dokter anda. Demikian pula, jika anda mengalami gangguan pencernaan (upset stomach), muntah-muntah atau hilang nafsu makan, langsung hubungi dokter anda.

Segera hubungi dokter jika anda mengalami efek samping berikut ini:

  • Reaksi alergi seperti ruam, kesulitan bernafas, penyempitan tenggorokan, pembengkakan pada bibir,lidah atau muka, gatal-gatal diikuti dengan bintik-bintik merah dan bengkak (Rash, difficulty inbreathing, closing of your throat, swelling of your lips, tounge or face, or hives)
  • Radang tenggorokan atau demam (Sore throat or a fever)
  • Luka memar atau pendarahan (Unusual bruising or bleeding)
  • (Side or groin pain)
  • Rasa kebal pada kulit, kedut pada tangan ataupun kaki (Numbness, tingling or tremors in your hands or feet)
  • Sering merasa haus dan ingin buang air kecil (Increased thirst and urination)
  • Rasa kantuk (Drowsiness)
  • Sakit kepala (Headache)
  • Linglung  (Confusion)
  • Darah pada saat buang air kecil,  rasa sakit ketika buang air kecil (Blood in urine, painful urination)
  • Kulit atau mata menguning (Yellowing of the skin or eyes)
  • Kejang-kejang (Seizures)

Penyimpanan

Simpan obat ini di kemasan aslinya, tutup dengan rapat dan diluar jangkauan anak-anak. Simpan di dalam suhu ruangan, jauh dari panas  dan lembab (jangan simpan di kamar mandi). Lindungi kapsul extended-release  dari sinar cahaya. Buang semua obat yang sudah kadaluarsa atau tidak diperlukan lagi. Tanya apoteker anda tentang cara membuang obat yang benar.

Saran untuk wanita

Diamox tergolong dalam kategori “C” dari FDA Pregnancy category, yang berarti bahwa masih belum diketahui apakah Diamox dapat membahayakan janin. Jika anda sedang hamil, jangan menkonsumsi Diamox tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Diamox dapat bercampur dengan ASI, namun masih belum dapat diketahui jika obat ini akan dapat mempengaruhi bayi. Jangan mengkonsumsi Diamox tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, apalagi jia anda sedang menyusui.
 
Informasi lainnya

Berhati-hati ketika mengemudi, menggunakan alat-alat berat, atau melakukan aktivitas berbahaya. Diamox dapat menyebabkan rasa pusing dan kantuk. Jika anda mengalami pusing dan kantuk, hindari aktivitas-aktivitas tersebut. Hindari terik matahari yang berkepanjangan. Diamox dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitive terhadap sinar matahari. Gunakan sunscreen  dan gunakan protective clothing jika harus berada di bawah terik matahari dalam waktu yang lama. Beritahu dokter anda jika anda pernah punya reaksi alergi terhadap suffa-based drug seperti suffamethoxazole (contoh: Bactrim, Septra, Gantanol). Diamox juga termasuk dalam suffa-based drug , dan kemungkinan anda akan mengalami reaksi yang sama. Beritahu dokter jika anda sedang menjalani terapi aspirin maupun mempunyai sakit hati empedu, ginjal, jantung,paru-paru atau sakit hormonal. Sebelum mengkonsumsi obat ini, beritahu dokter anda jika anda mengkonsumsi cyclosporine (Sandimmune), primidone (Mysoline), diflunisal (Dolobid), salsalate (seperti. Disalcid, Salflex, Salsitab,dll.), choline salicylate (Arthropan), magnesium salicylate (Doan’s, Magan, Mobidin), obat-obatan setipe aspirin (salicylates), and lithium (Lithobid, Eskalith, dll). Diskusikanlah dengan dokter anda dan apoteker sebelum mengkonsumsi resep atau obat-obatan tanpa resep lainnya.

Efek samping:

Linglung, sering buang air kecil, rasa kantuk, rasa kebal pada kulit, batu ginjal, hilang nafsu makan, lemas, sakit kepala, cemas, lelah, pusing-pusing, kurangnya nafsu makan (Confusion, Frequent urination, Drowsiness, Numbness of extremities, Kidney stones, Appetite loss, Weakness, Headaches, Nervousness, Fatigue, Nausea, Decreased appetite)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s